
Emosi
pada diri manusia mempunyai bentuk yang berbeda-beda, yaitu: senang,
sedih, marah, takut atau gejala-gejala lainnya yang merupakan respon
dari bekerjanya indera yang ada pada diri manusia. Salah satu emosi yang
sering muncul pada diri manusia adalah emosi marah. Marah merupakan
salah satu reaksi yang muncul ketika kebutuhan dan motif manusia
terhambat untuk dipenuhi. Marah merupakan bentuk ekspresi emosi yang
ditimbulkan oleh pengaruh lingkungan sekitar manusia, dimana biasanya
orang akan menjadi terpancing emosi marahnya apabila mendapatkan
stimulus-stimulus yang mengancam atau mengusik ketenangan dan kenyamanan
seseorang, misalnya orang akan marah jika dia di caci maki, di hina,
dipukul, atau bahkan dilecehkan oleh orang lain. Faktor-faktor yang
mempengaruhi orang sehingga orang bisa menjadi marah, yaitu kondisi
fisik, kondisi psikis, dan kemungkinan lain adalah karena moralitas yang
tidak baik.
Marah dapat mengakibatkan terganggunya
aktualisasi diri manusia di dalam kehidupannya dan marah juga merupakan
penyakit jiwa yang ada di dalam diri manusia. Manusia yang memiliki
mental yang sehat dan kondisi kejiwaan yang stabil akan dapat membantu
dirinya mengontrol emosinya. Sebaliknya orang yang sedang mengalami
tekanan, stress, dan depresi. Biasanya mereka akan mudah terpancing
emosinya dan akan mudah marah. Biasanya hal-hal yang berifat sepele
saja, tapi tidak disukai oleh orang yang mengalami gangguan kejiwaan ini
akan memicu kemarahan dan kemurkaan yang luar biasa.
0 komentar:
Posting Komentar